Membuat Resapan Air Hujan

Membuat resapan air merupakan bentuk kepedulian kita akan kebutuhan air dan banjir. Resapan air merupakan tempat atau cara bagaimana air ujan bisa meresap langsung ke tanah dan menjadi air tanah. 8agaimana akibatnya klau air ujan tidak meresap ke tanah, bisa kita lihat seperti sekarang ini, banjir melanda dimana-mana.

Masyarakat sering tidak peduli dengan lingkungannya, tidak tahu ato bahkan mereka memang sengaja ingin membuat lingkungannya rusak. Seluruh pekarangan rumah yang di konblok, semua badan jalan di aspal, dari situ aja kita bisa melihat berapa kubik air yang tak meresap ke tanah dan akhirnya ngalir ke got. Sedangkan gotnya sendiri kecil dan penuh dengan sampah.

Mari kita sedikit peduli dengan lingkungan. Jadikan pekarangan rumah kita ramah dengan lingkungan.

1. Jangan menutup semua pekarangan kita dengan konblok, sisakan space untuk peresapan.
2. Tanamilah rumput pekarangan kita, selain sebagai peresapan air rumput juga akan membantu mengurangi karbondioksida yang ada di udara.
3. Tanamilah rumput diantara jalan dan pintu rumah.
4. Buatlah peresapan di pinggir jalanan dengan alat pengebor tanah, isikan ke lubang yang sudah di buat dengan daun-dedaunan sehingga akan mengundang bakteri untuk membentuk humus.
5. Membuat tampungan air hujan di dalam tanah. Seperti apa tampungan tanah tersebut?

Membuat lubang tanah minimal 1×1 meter, isikan ke dalam lubang tersebut dengan dedaunan, bumbu dapur yang sudah busuk, buah-buahan yang busuk dll pada dasar lubang, masukkan di atasnya bebatuan yang besar, buat rongga di antara bebatuan, kemudian atasnya kita tutup dengan konblok, buatlah lubang kecil dari konblok tersebut 2 lubang. Kemudian arahkan air ujan yang jatuh dari genteng ke lubang yang kita buat di atas lewat lubang satu yang kita buat. Sedangkan lubang yang ke dua akan membuang air yang telah penuh dan mengarah ke got atau lahan yang ada rumputnya.

Manfaat yang kita peroleh dari membuat lubang tersebut yaitu :
1. Air hujan akan masuk ke dalam tanah langsung.
2. Simpanan air tanah menjadi banyak.
3. Saat musim kemarau kebutuhan air tanah yang kita sedot lewat jetpam tercukupi.
4. Mengurangi air ujan yang kebuang ke got.
5. Mengurangi terjadinya banjir.

So, sudahkah kita melakukannya, sebelum terlanjur, mari kita berbuat baik terhadap lingkungan.
By.maseadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s